Feeds:
Posts
Comments

Liburan idul adha kemarin saya dan teman-teman BTN Syariah hiking ke perbukitan di kawasan Batuaji, Batam. Nggak tau apa nama bukitnya, tapi saya tebak namanya Bukit Tempayan, karena letaknya dekat dengan wilayah administratif Kelurahan Bukit Tempayan. *maksa*

Continue Reading »

Masjid Jabal Arafah, Nagoya, Batam

Sejak ramadhan lalu ada satu masjid yang ‘ngehits’ di batam. Masjidnya gress, baru diresmikan menjelang bulan puasa 2012. Lokasinya pun sangat strategis, di tengah-tengah kawasan bisnis lubuk baja. Yap, dialah Masjid Jabal Arafah. Kawan-kawan batam yang baca blog ini bisa jadi sudah pernah shalat di sini.

Buat yang belum tahu, lokasi persisnya adalah di belakang Inul Vista Nagoya Hill Mall. Dari mall kita tinggal jalan kaki sedikit saja untuk sampai ke masjid ini.

Yang bikin masjid jabal arafah istimewa adalah interior dan eksteriornya yang didesain begitu mewah. Halamannya saja ditata seumpama hotel-hotel berbintang, lengkap dengan air mancur dan pohon-pohon palem. Masuk ke tempat wudhu, saya semakin kagum. Semua serba stainless steel, dengan desain wastafel juga serupa di hotel. Pakai kipas angin pula, padahal cuma buat wudhu sebentar. Sayang listrik…

Masuk ke tempat shalat, interiornya didesain modern minimalis. Dinding kiblatnya mewah berkelas. Karpet shalatnya warna biru ngejreng, dengan ketebalan yang bikin saya pengen guling-guling. Shalat insyaallah nyaman dah!

Masjid berbiaya 25 miliar ini belum sepenuhnya selesai. Bagian barat masjid masih berupa kerangka beton yang semoga tak lama-lama dirampungkan. Rencananya masjid jabal arafah akan dibangun empat lantai. Lantai satu untuk auditorium dan perpustakaan. Lantai dua ruang shalat laki-laki. Lantai tiga ruang shalat perempuan. Dan lantai empat pusat pendidikan alquran.

Pak Asman Abnur, ketua yayasan arafah sekaligus donatur utama masjid jabal arafah, berharap masjid ini tak semata sebagai tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat dakwah, pusat pemberdayaan ummat, dan menjadi ikon wisata religi kota batam. Bisa bisa…

O iya, Pak Asman Abnur merupakan anggota DPR RI yang juga pengusaha sukses di Batam. Denger-denger beliau punya toko emas, SPBU, apotik, rumah makan sampai BPR. Wajar kan bisa bangun masjid 25 miliar ≤( ˘͡ -˘͡)≥

SPBU Vitka di Tiban sepertinya punya beliau juga. Karena musholla di SPBU itu desainnya mirip sekali dengan masjid jabal arafah, mulai tempat wudhu sampai ruang shalat. Mushallanya sejuuk berAC dan sangaaat nyaman dipakai shalat.  Kalau lagi ‘keliaran’ di kawasan tiban saya paling suka shalat di sini.

Semoga pengusaha-pengusaha dermawan seperti pak Asman Abnur rezekinya semakin mengalir deras. Amin.

tempat wudhunya…

wastafelnya…

Nah yang ini Musholla di SPBU Vitka Tiban

Ini tempat wudhunya… Mirip kan?

Laut Bening Pulau Abang

Untuk paket snorkeling ke Pulau Abang, cek –> di sini.

Hari sabtu lalu saya bersama Taufiq & Mas Rahmat (teman kerja di BTN Syariah) jalan-jalan ke Pulau Abang. Orang batam pasti pernah dengar tentang pulau ini. Potensi dan pesona wisata bawah lautnya berkali-kali diliput oleh media lokal bahkan media nasional. Perjalanan kami bertiga kali ini dimaksudkan untuk survey, sebelum grup yang lebih besar berkunjung ke pulau abang.

Ba’da subuh kami sudah meluncur ke Pulau Galang Baru dengan sepeda motor. Letaknya lumayan jauh. 70km dari Batam Center. Awalnya sempat ragu absolute revo saya yang mulai tua sanggup menempuh jarak sejauh itu pulang pergi. Tapi alhamdulillah sampai di rumah motor saya sehat-sehat saja. (˘⌣˘)

Enam jembatan di kawasan Barelang kami lintasi, termasuk jembatan terakhir yang saat ini bergeser semeter gara-gara ditabrak kapal tiga bulan lalu. 12 km dari jembatan VI terdapat pelabuhan Sungai Budus. Dari sinilah kami akan menyeberang ke pulau abang menggunakan perahu pompong.

Pukul 09.00 kami dijemput oleh abang Torres. Beliau adalah penyedia jasa penyeberangan ke pulau abang. Tarif menyeberang Rp.20.000/orang. Tidak ada transportasi rutin dari pelabuhan sungai budus ke pulau abang. Sehingga kalau mau menyeberang mesti mengontak beliau atau menumpang kapal ikan yang jadwal sandarnya tak bisa dipastikan.

20 menit di atas pompong sampailah kamu di pulau abang kecil. Di sini terdapat sebuah kampung yang cukup ramai, setingkat kelurahan. Kami langsung menuju ke satu-satunya sekolah di kampung ini untuk bertemu dengan abang Ledi Seman. Beliau adalah ketua pengembangan pariwisata pulau abang. Kami disambut hangat dan diajak ngobrol-ngobrol di ruang guru yang pagi itu tampak lengang.

Bang Ledi menjelaskan bahwa daya tarik utama pariwisata pulau abang adalah wisata bawah lautnya, seperti diving(menyelam), snorkling, termasuk fishing(memancing). Sayangnya kegiatan diving dan snorkling sementara sedang vakum lantaran semua peralatannya rusak. Kemungkinan paling cepat baru bulan Oktober peralatannya tersedia lagi. Itu pun tergantung kegesitan dinas pariwisata kota batam.

Selesai ngobrol, kami diantar bang ledi untuk melihat-lihat beberapa pantai dan spot diving di kepulauan abang. Dengan pompongnya pertama kami diantar ke Pantai Pulau Dedap. Pulau ini berjarak sekitar 15 menit perjalanan dari desa pulau abang. Pantainya bagus. Berpasir putih mulus dengan pesisir yang sangat landai. Lautnya tak usah ditanya; beniiing. Saya jadi teringat pantai trikora III Bintan. Bedanya pantai ini bersih secara alami tanpa ada yang merawat.

Menurut bang ledi inilah salah satu pantai terbaik di kepulauan abang. Beliau juga menegaskan kembali bahwa yang istimewa di pulau abang bukanlah wisata pantai, melainkan wisata bawah lautnya; diving & snorkling.

Dari pantai pulau dedap kami diantar ke spot diving di pulau sawang. Lokasinya hanya beberapa ratus meter dari pulau dedap. Dari atas perahu kami bisa melihat keindahan terumbu karang nun lima meter di bawah permukaan laut. Sayang DSLR dan pocket Canon yang kami bawa tak sanggup merekam sedikiit saja keindahan terumbu karangnya. (ˇ_ˇ)

Selanjutnya kami dibawa ke perairan pulau sepintu. Di sini juga terdapat spot diving. Terumbu karangnya tampak lebih dekat karena cuma 2-3 meter di bawah permukaan laut. Terumbu-terumbu seksi berbentuk bunga itu melambai-lambai minta diselami. ƪ(‾ε‾“)ʃ

Bang Ledi menjelaskan; waktu terbaik untuk diving dan snorkling di pulau abang adalah antara bulan maret sampai mei. Pada bulan-bulan tersebut air luat bening dan tenang seperti kaca. Bulan oktober juga tergolong baik. Selain empat bulan di atas, maka snorkling dan diving tidak disarankan untuk dilakukan dikarenakan ombak yang kuat atau populasi ubur-ubur yang meningkat pesat.

Tarif diving adalah Rp.5.000.000/6 orang. Dengan harga segitu kita akan diantar nyelam seharian dengan peralatan lengkap, plus disediakan makan siang.

Untuk snorkling, harganya tidak paketan, melainkan perorang. Ongkos transportasi Rp.50.000-Rp.60.000 perorang. Biaya sewa alat snorkling Rp.30.000/orang. Dan biaya makan siang Rp.20.000/orang. Minimal peserta 5 orang. Semakin banyak peserta, sepertinya bisa nego harga. (ʃ⌣ƪ)

Dari pulau sepintu kami dibawa bang ledi ke Pantai Pasir Merah. Sebenarnya masih ada beberapa spot diving lagi yang bisa dikunjungi. Di antaranya Pulau Hantu(menurut bang ledi terumbu karang di sini lebih bagus daripada pulau sawang dan pulau sepintu) dan Pulau Pengalap (terdapat spesies blue coral yang langka).

Pantai pasir merah terletak di ujung selatan pulau abang kecil. Letaknya hanya 200an meter dari pemukiman penduduk. Disebut pantai pasir merah karena pasirnya berwarna orange (Loh?). Menurut saya pasir pantainya biasa saja. Yang bagus adalah lautnya yang masih bening, tak seperti pantai-pantai di batam yang airnya mulai keruh tak menentu.

Di pantai pasir merah kami bersantai sejak sebelum zuhur sampai menjelang ashar. Berenang – foto-foto – shalat di atas pasir. Menjelang sore kami balik ke kampung. Menanti kapal ikan yang akan mengantar kami pulang ke pelabuhan sungai budus. Tak ada oleh-oleh yang kami bawa sore itu, hanya sejumput harapan semoga bulan oktober alat snorkling sudah tersedia. Amin.

Sarapan dulu di jembatan II barelang. Suasana masih gelap

foto-foto di jembatan VI yang sempat ketabrak kapal

di pelabuhan sungai budus

membaca peta pulau abang

naik pompong, menyeberang ke pulau abang

hampir sampai di pulau abang

selamat datang di pulau abang kecil

pantai pulau dedap

dua pulau ini disebut pulau sawang

maafkan kami yang gagal mengambil foto terumbu karang :(

dua pulau ini disebut pulau sepintu

pantai pasir merah

tingkah polah bocah

menonton ‘budak-budak melayu’ berenang

sekarang giliran kami! :D

bersiap pulang

dengan kapal serupa ini kami pulang

menjelang sunset di pulau galang baru

Kampung Tua Dapur Dua Belas (KTDDB) adalah satu dari 30-an kampung tua di Kota Batam. Di batam, sebuah kampung digelari ‘ tua’ apabila ia telah wujud sebelum terbentuknya Otorita Batam tahun 1971.

Nama dapur dua belas diambil dari sejarah kampung ini; konon dulu di KTDDB terdapat dua belas buah dapur arang. Dapur arang ialah sebutan untuk tungku pembakaran arang yang bentuknya bisa dilihat di akhir tulisan ini.

Harian Haluan Kepri edisi 8 Agustus 2012 mengisahkan; Tahun 1950-an hiduplah seorang pengusaha bernama Tolo Tong Ci. Beliau merupakan orang terkaya di Pulau Buluh, sebuah pulau kecil dekat batam. Beliaulah sang pemilik usaha pembuatan arang di KTDDB. Saking besarnya, beliau memiliki sampai 12 buah dapur arang. Asal tahu aja, satu dapur arang kubahnya saja setinggi tiga meter, dengan diameter ruang pembakaran mencapai lima meter.

Arang produksi Tolo Tong Ci ini semuanya dijual ke Singapura dengan menggunakan mata uang dollar. Dijual dalam  satuan kati, satu kati dihargai 40 sen.

Roda bisnis terus berputar, pemerintah kemudian melarang aktivitas produksi arang di batam. Agaknya untuk menghindari rusaknya hutan bakau di pulau batam. Bahan baku arang memang dari kayu bakau. Sejak itu pula, usaha arang di KTDDB meredup hingga akhirnya terhenti.

Kini, dari dua belas bangunan dapur arang yang pernah ada hanya dua buah yang tersisa. Dua yang tersisa ini pun sama sekali tak dihargai,  hanya menjadi tempat warga membuang dan membakar sampah. Padahal bisa jadi inilah situs bangunan tertua di batam.

Tertarik jalan-jalan ke KTDDB? Tak usah! Ia bukan destinasi wisata seperti kampung tua nongsa pantai atau batu besar. Jalan ke sana saja banyak yang rusak, dan sampah dibuang sembarangan di sepanjang tepi jalan.

Cukuplah membaca blog saya ini saja, sebagai tambahan wawasan seputar sejarah masa lalu pulau batam. Akur.

wujud sang dapur arang

pelantar kampung tua dapur dua belas

Belum apa-apa saya sudah dikecewakan oleh Queen Garden Waterboom (QGW) Bengkong, Batam.

Tadinya saya pikir hari keempat lebaran masih terhitung hari libur, jadi saya dan adik sudah tiba loket tiket QGW pukul 08.30 pagi. Jam buka QGW pada akhir pekan & hari libur nasional adalah 08.00-18.00. Nyatanya hari itu sudah terhitung weekdays di mana jam buka QGW adalah 09.00-18.00.

Oke kami tunggu setengah jam. Tapi sampai satu jam berlalu QGW tak jua kunjung dibuka. Ditanya kenapa, petugas loket cuma memberikan alasan absurd. Setelah calon pengunjung banyak yang kecewa dan pulang, barulah QGW dibuka pada pukul 10.15. Setelah hampir dua jam menunggu. Щ(ºДºщ)

Oke cukup ngomelnya.

Harga tiket masuk QGW pada weekdays adalah Rp.35000. Dan Rp.55000 pada weekend/national holiday. Anak-anak dengan tinggi di bawah satu meter masuk gratis lho. Lumayan buat yang punya anak usia 3 tahun ke bawah, haha.

Waterboom yang berlokasi di depan kantor camat bengkong ini terletak di atas lahan seluas 17 hektar. Cukup luas. Terdapat setidaknya 4 slide/seluncuran tinggi, dan 6 seluncuran pendek untuk anak-anak. Sayang twister slide, seluncuran yang bentuknya ekstrim dan unik malah belum dibuka untuk umum. (ˇ_ˇ)

Setelah mencoba semua seluncuran, saya dapati beberapa seluncuran tidak terpasang 100% presisi. Sambungan antar bloknya tidak rapi, sehingga berpotensi membuat kulit lecet. Semua waterboom juga begini sih sebenarnya ƪ(‾ε‾)ʃ. Selain itu, tiga seluncuran yeng berderetan di bawah ini juga beresiko bikin pengunjung terjerembab kalo sikap saat meluncur tidak sempurna. Sikap terbaik adalah duduk tegak. Sementara untuk dua seluncuran di sampingnya sikap terbaik adalah sambil tiduran dengan tangan di belakang kepala. Dijamin ngebut!

Selain seluncuran dan lazy river, QGW juga memiliki sebuah semi olympic pool. Panjangnya sekitar 30 meter dengan kedalaman maksimal 2 meter. Lumayan buat yang jago berenang.

Satu hal yang cukup menyesakkan dada adalah makanan dan minuman di kantin QGW harganya gila-gilaan! Bayangkan, sekedar aqua botol ukuran 1500ml saja dihargai Rp.19000. Padahal di luaran cuma 5000 perak. Mending bawa makanan dan minuman dari luar deh. Biar nggak ketahuan petugas masukkan saja ke dalam tas, haha.

Terakhir, di QGW terdapat pula sebuah concert area dengan panggung berukuran 15×20 meter dan bisa menampung hingga 7000 penonton. Setiap tiga pekan sekali manajemen QGW mendatangkan artis ibukota untuk menghibur pengunjung QGW. Seperti pada grand opening QGW akhir Juni lalu, artis yang tampil adalah Citra Idol dan RAN. Tiga minggu berikutnya mendatangkan 7 icons. Dan tiga  minggu setelahnya menghadirkan D’Masiv. Tanggal 8 september 2012 besok artis ibukota yang bakal tampil adalah The Virgin.

Rencananya, waterboom yang dibangun dengan biaya 25 miliar rupiah ini juga akan dilengkapi dengan mini zoo dan kebun buah. Sehingga waterboom yang diklaim terbesar di Kepri ini tidak hanya menjadi tempat berenang, tapi sekaligus one stop recreation & education center.

Semi Olympic Pool

Twister Slide yang tampaknya menarik, sayang belum dibuka untuk umum

PS:

Waterboom/waterpark lain di batam, baca yang ini:
Waterpark Top 100 Batuaji
Waterpark Ocarina

Selamat Idul Fitri!

Foto: Masjid Agung Batam

Selamat Berpuasa!

Ramadhan sesaat lagi menjelang. Mari putar rute jalan-jalan kita ke masjid-masjid terdekat. Tarawih di masjid-masjid berbeda setiap malamnya ternyata seru loh kawan. Saya sudah dua tahun terakhir menjalankannya.

Dan saya mendapati fenomena bahwa semakin ke sini semakin sulit menemukan masjid yang melaksanakan tarawih+witir 23 rakaat. Apakah ini bukti bahwa kita semakin malas? Entahlah. Yang jelas, gapapa banget kok kita melaksanakan tarawih+witir yang sebelas rakaat, karena lebih sesuai dengan contoh yang dilakukan Rasulullah tercinta Muhammad SAW. Allahua’lam.

Btw, untuk teman-teman di batam, berikut terlampir jadwal imsakiyah ramadhan alias jadwal puasa 2012 untuk kota Batam dan sekitarnya. Semoga bermanfaat.

:) SELAMAT MERAYAKAN IBADAH PUASA :)