Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘barelang’

Liburan tahun baru usai sudah. Teman-teman pada ke mana nih? Kalau saya sederhana, liburan kemarin 100% saya habiskan bersama keluarga.

Pas malam tahun baru, saya, emak, bapak, sepupu, sampe keponakan nonton kembang api di dua tempat berbeda. Pertama di pantai batu merah, batam. Dari sini kami menonton pesta kembang apinya negara singapura. Kebetulan batu merah berhadapan langsung dengan marina bay, tempat pesta kembang api Singapura dilangsungkan.

Berhubung waktu singapura satu jam lebih cepat dari batam, maka baru jam 23.00 WIB kembang api di negara kecil itu sudah meledak meletup. Kembang apinya cuma kelihatan imut-imut, secara jauhnya hampir 20 km. Yang lebih heboh justru suaranya yang tak disangka-sangka sampai juga ke Batam. Dar-der-dor kaya’ orang betawi mantu.

Begitu pesta kembang api di singapura selesai, kami langsung meluncur ke tempat lain. Yakni ke perbukitan di belakang kampus Univesitas Batam. Dari sini kami menyaksikan pesta kembang api kota batam yang dipusatkan di alun-alun engku putri batam center. Alhamdulillah yah, dari bukit ini pesta kembang api tampak spektakuler. Malah kami bisa melihat pesta kembang api di botania juga. Sampe bingung mau lihat yang mana satu.

Dan yang paling menguntungkan, begitu pesta kembang api usai kami bisa langsung pulang ke rumah dengan santai. Nggak pake acara kejebak macet berjam-jam sebagaimana mereka yang bela-belain liat kembang api di engku putri. Alhamdulillah gak pake yah. (˘⌣˘)

***

Siangnya, liburan diisi dengan jalan- jalan ke pantai. Tujuan kami adalah pantai melayu, Barelang. Sebenarnya kami sudah dengar berita perihal jalan amblas di barelang, tapi tetap nekad berangkat.

Dan kenekadan itu harus dibayar mahal. Barelang macet paraaah di beberapa titik. Perbaikan jalan dan kepadatan pengunjung menjadi musababnya. Waktu 1,5 jam kami habiskan sia-sia di dalam mobil (ˇ_ˇ) *diketawain orang jakarta*

Pantai Melayu terletak di Kampung Kalat Rempang, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang. 23 km jauhnya dari Jembatan I Barelang. Lokasinya mudah dicapai, karena hanya 1 km dari jalan raya rempang (barelang) belok ke kanan.

Pantainya lumayan, berpasir lembut sepanjang dua kilometer. Dan berhubung kemarin itu hari libur nasional, pengunjung nauzubillah ramainya. Akibatnya, sampah juga nauzubillah banyaknya. Tau sendiri kan gimana joroknya masyarakat kita. Segala macam sampah yang  mereka hasilkan ditinggal begitu saja di tempat mereka duduk. Alhasil keindahan pantai drop sampai 60 %.

Air laut pantai melayu keruh. Nggak tahu kenapa. Bikin saya yang nggak berencana berenang makin nggak niat renang. Sementara ratusan orang lain tampak asyik aja mengapung di laut dengan ban sewaan. Banyak juga yang mencoba banana boat. Tarifnya Rp.20ribu/orang.

Menjelang maghrib kami beranjak meninggalkan pantai melayu. Hal terbaik yang kami lakukan sore itu adalah mengumpulkan semua sampah yang kami hasilkan, dan membawanya pulang. Pantai tidak kami kotori, sehingga kami bisa pulang dengan iman yang utuh. Kebersihan itu sebagian dari iman, bukan?!

Read Full Post »

Jembatan I Barelang tampak dari Jembatan II;

Perairan Barelang tampak dari Jembatan II;

Also read other posts about Jembatan Barelang:

- Jembatan Barelang, Ikon Kota di pinggir Kota

- Jembatan Barelang Itu…

Read Full Post »

Sembulang adalah ibukota kecamatan Galang, kota Batam. Letaknya nun jauh di sudut pulau Rempang. ± 60 km jauhnya dari Batam Center.

Kapan hari Mbak Lusi, staf developer perumahan saya, cerita kalau dia habis jalan-jalan dari pantai wisata sembulang. Katanya pantainya bagus banget! Karena penasaran, akhirnya kemarin siang saya bela-belain motoran berdua bareng sepupu ke Sembulang. Tanpa bekal peta atau apapun, hanya modal nekad dan sedikit ancar-ancar dari mbak lusi. Toh, barelang jalan aspalnya kan cuma segitu doang. Insyaallah gak bakal nyasar.

23 km pertama perjalanan, kami sampai di Jembatan 1 barelang. Istirahat bentar sambil menikmati panorama dari atas jembatan kebanggan batam tersebut. Setelah itu kami langsung melanjutkan perjalanan melewati jembatan 2, jembatan 3, dan jembatan 4. Sejak memasuki Pulau Setoko kiri kanan jalan mulai dipenuhi oleh perkebunan. Kebun-kebun buah naga membentang di mana-mana. Nyata sekali kalau kawasan barelang memang sentra produksi buah naga.

Setelah bokong mulai berasa kesemutan, sampailah kami di sebuah pertigaan. Kalau lurus ke pulau galang, belok kiri ke sembulang. Kami pun belok ke kiri dan harus menempuh 10 km lagi sebelum akhirnya sampai di Sembulang. Fiuh.. lumayan jauh loh dari batam.

Meski berstatus ibukota kecamatan, Sembulang ternyata sepiiii! Kantor camatnya aja pas kami lewat sepi kayak kuburan. Tapi wajar sih, secara hari sabtu. Terus melaju mengikuti jalan aspal, kami kemudian sampai di sebuah pantai wisata. Pantainya berpasir kuning, tak terlalu lebar, dan agak kotor. Hmm.. Ternyata cuma segini pantainya? Kirain sebagus apa.. Sepertinya standar ‘pantai bagus’ Mbak Lusi masih harus di-improve.

Di pinggir pantai sembulang sudah dibangun gazebo-gazebo kecil yang bisa disewa oleh pengunjung. Tarifnya Rp.20.000/gazebo. Nun di seberang laut samar-samar tampak kota Tanjung Pinang, diapit oleh kawasan Senggarang dan Dompak. Gedung-gedung megah di dua pusat pemerintahan tersebut tampak mencolok. Nggak nyangka lho dari barelang kita bisa ngeliat tanjung pinang nun di Pulau Bintan. Pantai sembulang-nya sendiri sebenarnya nggak jelek-jelek amat, tapi juga tidak istimewa. Cuma agak kurang terawat gitu. Dan rasanya gak worth it aja jauh-jauh melintasi 5 pulau dan 4 jembatan hanya demi pantai ini.

Btw, pulang dari barelang oleh-oleh yang paling tepat dibawa pastinya adalah buah naga. Banyak pedagang yang menjual buah 1001 manfaat tersebut di pinggir jalan. Soal harga tentu lebih murah dibanding bandrol harganya di carrefour atau hypermart. Tapi saya sendiri gak beli. Gak suka. :D

Read Full Post »

Teman saya, Hana, di Jembatan Barelang

Jembatan Barelang itu…

1. Adalah landmark kota Batam. Belum ke batam kalau belum ke jembatan barelang.
2. Adalah sebutan untuk rangkaian 6 buah jembatan yang menghubungkan 7 pulau di Batam. Tapi kalau ada yang mengajak anda ke jembatan barelang, berarti yang dimaksud adalah jembatan pertama.
3. Meski menjadi landmark Batam, tetapi terletak jauh dari pusat kota. Lokasinya sekitar 20 km dari Batam Center.
4. Adalah tempat yang keren untuk melihat matahari terbenam (sunset).
5. Adalah tempat favorit untuk bunuh diri. Banyak kasus bunuh diri terjadi di sini. (_ _’)
6. Meski dijadikan tujuan wisata utama Visit Batam 2010, tetapi tidak ada transportasi publik menuju ke jembatan barelang. Hanya bisa dicapai dengan taxi/motor atau mobil sewaan.

Read Full Post »